Penguatan Kerja Sama Bagian Langkah Strategis Hadapi Tantangan Kompleksitas Tata Kelola Kepegawaian Nasional

Garut-Humas BKN, Dalam sambutan tertulisnya pada Simposium Pembinaan Program Kerja Sama BKN 2019 di Garut, Rabu (27/2/2019) Sekretaris Utama BKN Supranawa Yusuf menyampaikan bahwa tantangan permasalahan kepegawaian nasional semakin kompleks.

Menurutnya penguatan kerja sama merupakan salah satu langkah strategis untuk menghadapi tantangan tersebut. “Kerja sama, baik dalam dan luar negeri diharapkan mampu mendukung dan meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi BKN dalam penyelenggaraan manajemen ASN,” ungkapnya.

Sestama melanjutkan bahwa BKN sudah memberikan perhatian khusus untuk mengarusutamakan kerja sama, khususnya melalui unit Bagian Kerjasama Program dan Anggaran (KPA) sebagai bagian dari Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) BKN. KPA juga berfungsi sebagai penyelenggara dukungan manajemen kerja sama di lingkungan BKN.

Di samping itu, Sestama juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan kerja sama baik dalam maupun luar negeri. Menurutnya, kerja sama dalam negeri masih terjebak pada ketimpangan timbal balik, jangkauan manfaat masih terbatas pada unit kerja maupun individu pegawai saja. “Manfaat yang diterima masih lebih kecil daripada effort yang diberikan,” tandasnya.

Untuk bidang kerja sama luar negeri, menurut Sestama masih berkutat pada persoalan sinergisme dan eksistensi. Pada sinergisme, masih perlu upaya untuk menjalin komunikasi yang erat antara unit teknis dengan Bagian KPA, sementara eksistensi bidang kerja sama perlu upaya menghadirkan kembali keluaran monumental pasca kesuksesan fenomal CAT dan Assessment Center BKN.

Data inventarisasi kerja sama BKN 2018 menunjukkan peningkatan jumlah kerja sama yang cukup signifikan. Tercatat kerja sama dalam negeri tahun 2018 mencapai 42 kerja sama. Jumlah itu meningkat lebih banyak dibanding pada 2017 yang hanya mencapai 25 kerja sama. Sementara kerja sama luar negeri, tahun 2018 tercatat sebanyak 22 kegiatan kerja sama, meningkat lebih banyak dibanding pada 2017 yang hanya mencapai 7 kegiatan kerja sama. bal

sumber : http://www.bkn.go.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × three =