ASN Harus Mampu Wujudkan Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan di Indonesia

Papua-Humas BKN, Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Instansi Pusat maupun Daerah dituntut siap untuk mampu beradaptasi dan berperan optimal dalam setiap kondisi yang ada. Hal tersebut disampaikan oleh Asesor Ahli Utama Badan Kepegawaian Negara (BKN), I Nyoman Arsa dalam kegiatan Pendekatan Pelayanan Kepegawaian (P2K) BKN Tahun 2019 yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Pemerintahan Daerah Kabupaten Nabire, Papua, Selasa (26/02/2019).

Sebanyak 14 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terdiri dari Asesor di Lingkungan BKN dan lintas Instansi Pemerintah Pusat melaksanakan kegiatan penilaian potensi dan kompetensi Pejabat Pengawas Pemerintahan Kabupaten Nabire Tahun 2019.

I Nyoman Arsa menambahkan bahwa melalui kegiatan P2K BKN akan diperoleh gambaran profil kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Provinsi Papua/Papua Barat yang dapat menjadi pedoman bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk melakukan pengembangan dan pembinaan. Melalui proses pengembangan dan pembinaan tersebut diharapkan setiap ASN di wilayah Provinsi Papua/Papua Barat dapat memiliki kesiapan secara kompetensi agar mampu berperan optimal guna mewujudkan percepatan pembangunan dan kesejahteraan khususnya di Kabupaten Nabire. “ASN harus memiliki kemampuan individual yang sejajar di tiap lininya dalam memenuhi tuntutan pekerjaan serta budaya kerja pada setiap Instansi Pemerintah.”

Sama halnya dengan I Nyoman Arsa, Isaias Douw selaku Bupati Nabire menyampaikan bahwa kualitas ASN yang baik membutuhkan proses pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkelanjutan dengan memperhatikan aspek kemampuan tiap ASN, baik kelebihan maupun kekurangannya terkait tuntutan perubahan yang ada. Hal tersebut tak lepas dari ASN yang merupakan ujung tombak utama dalam rantai pelayanan publik di Instansi Pemerintah di Indonesia. “Baik buruknya citra pelayanan publik yang diberikan oleh ASN, dipengaruhi oleh kualitas ASN itu sendiri yang terlibat langsung pada proses pelayanan publik tersebut,”ujar Isaias. sigit/kaw

sumber : http://www.bkn.go.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + nineteen =